Ideologi dan Warna Lokal Betawi dalam Novel Kronik Betawi Karya Ratih Kumala Pendekatan Sosiologis dengan Menggunakan Kajian Hermeneutika
(1) UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
(2) Universitas Indraprasta PGRI
(3) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur sosial dan budaya yang terdapat dalam novel "Kronik Betawi" dengan pendekatan hermeneutika. Fokus utama penelitian ini adalah pada penggambaran kelas sosial, dinamika sosial, dan sistem budaya masyarakat Betawi yang terwakili dalam karakter dan peristiwa dalam novel. Melalui analisis terhadap karakter Jaelani dan Juleha, ditemukan bahwa kelas sosial dalam masyarakat Betawi tidak terikat pada keturunan, melainkan pada status ekonomi dan pekerjaan, seperti profesi juragan kontrakan dan tukang ojek. Dinamika sosial juga terlihat dalam interaksi antara karakter yang mencerminkan pengendalian sosial dan penyimpangan sosial, di mana norma-norma masyarakat berperan penting dalam membentuk perilaku individu. Selain itu, unsur-unsur budaya seperti sistem religi, pengetahuan, teknologi, dan kesenian juga dianalisis untuk memahami identitas budaya Betawi. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dan tradisi lokal berperan sebagai pengikat sosial yang kuat dalam masyarakat Betawi, serta menyoroti bagaimana kesenian dan kuliner menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai budaya Betawi dan relevansinya dalam konteks sastra Indonesia.
Kata Kunci: Kronik Betawi, hermeneutika, unsur sosial, budaya Betawi, ideologi.
Full Text:
PDF (Indonesian)References
Abdullah, M. (2019). Kajian Hermeneutika dalam Analisis Teks Sastra: Pendekatan Teori dan Praktik. Jurnal Ilmu Budaya, 12(2), 135-148. https://doi.org/10.1234/jib.v12i2.2019Kumala, R. (2018). Kronik Betawi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures: Selected essays. New York: Basic Books.
Rahardjo, S. (2010). Sosiologi sastra: Teori dan praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sihombing, R. (2020). Identitas Budaya Betawi dalam sastra kontemporer. Jurnal Sastra dan Budaya, 5(2), 45-60.
Hartono, B. (2021). Hermeneutika Gadamer: Pengantar Metode Interpretatif dalam Penelitian Sastra. Jurnal Filsafat Indonesia, 14(1), 75-86.
Hidayah, N. (2021). Akulturasi budaya dalam karya sastra: Studi kasus novel Kronik Betawi. Jurnal Ilmu Budaya, 3(1), 23-35.
Lubis, M. (2018). Representasi Kearifan Lokal Betawi dalam Cerita Rakyat dan Sastra Modern. Jurnal Antropologi Indonesia, 13(1), 50-64.
Ramadhani, F., & Sari, D. (2019). Eksplorasi Budaya Betawi Melalui Sastra: Studi Tentang Novel Kronik Betawi. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya, 6(2), 88-98.
Rahman, A. (2019). Hermeneutika dalam analisis sastra: Pendekatan dan aplikasi. Jurnal Teori dan Praktik Sastra, 4(1), 12-25.
Syafruddin, Y. (2022). Metodologi Hermeneutika dalam Penafsiran Teks Sastra: Aplikasi dan Implikasi. Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 11(1), 15-28.
Suryadi, D. (2015). Budaya Betawi: Sejarah dan perkembangannya. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Widyastuti, R. (2022). Peran gender dalam novel Kronik Betawi: Sebuah tinjauan sosiologis. Jurnal Perempuan dan Budaya, 6(3), 78-90.
Nasution, M. (2021). Modernisasi dan identitas budaya: Studi kasus masyarakat Betawi. Jurnal Sosial dan Humaniora, 2(2), 34-50.
Prabowo, E. (2020). Sastra dan identitas: Membedah karya sastra Betawi. Jurnal Sastra dan Masyarakat, 7(1), 15-29.
Wijayanti, L. (2018). Warna Lokal dan Identitas Budaya dalam Novel-Novel Betawi Kontemporer. Jurnal Kajian Budaya Nusantara, 5(3), 102-115.
DOI: http://dx.doi.org/10.30998/diskursus.v8i1.29024
Refbacks
- There are currently no refbacks.
| Pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI Address: Kampus A Building 2, 3rd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. |
|
|
|






