MEMPOPULERKAN CERITA PEWAYANGAN DI KALANGAN GENERASI MUDA MELALUI MOTION COMIC

Febrianto Saptodewo(1*)

(1) Pusat Penelitian Bidang Bahasa dan Seni Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Dengan mengangkat cerita-cerita dari tokoh pewayangan kepada anak-anak sebagai salah satu kebudayaanbangsa, maka diperlukan media informasi mengenai pengenalan cerita dari tokoh wayang tersebut. Media informasi yang mampu menambah antusias masyarakat khususnya anak-anak melalui media visual yang dibalutdengan era kekinian (modernisasi) sebagai referensi bagi anak-anak kota zaman sekarang, dalam menerapkanperilaku-perilaku kebaikan pada kehidupan sehari-hari. Melihat keseharian generasi muda Indonesia di zamanmodern ini yang suka online, menonton anime, film barat dan sebagainya maka pembuatan motion comic inimerupakan media yang tepat.


Keywords


wayang; komik; motion comic; cerita; generasi muda

Full Text:

PDF

References


Boneff, Marcel. 1998, Komik Indonesia, Jakarta : KPG bekerjasama dengan forum Jakarta-Paris

Booker, M. Keith. 2014. Comics through Time: A History of Icons, Idols, and Ideas, Vol.1. America. ABCCLIO, LLC

Didik. 2008. Multimedia Pembelajaran Interaktif. https://didikwirasamodra.wordpress.com/2008/09/05/multimedia%C2%A0pembelajaran%C2%A0interaktif/, diakses 22 Mei 2015

Holt, Claire, 2000. Melacak Jejak Perkembangan Seni di Indonesia, Terjemahan R. M. Soedarsono, MSPI Bandung.

Kaelola, Akbar, 2010, Mengenal Tokoh Wayang Mahabarata, Cakrawala

Karamoy, Philipus Nicolaus. 2013. Perancangan Motion Comic Tokoh Pewayangan Bambang Ekalaya. Surabaya. Jurnal DKV Adiwarna Vol.1 No.2, Universitas Kristen Petra

Lubis, Imansyah. 2011. Sejarah Komik Menuju Masa Depan. Jakarta: Perpustakaan nasional.

M. Suyanto. 2003, Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing, Yogyakarta: Andi

Maharsi, Indiria. 2011. Komik Dunia Kreatif Tanpa Batas. Yogyakarta: Kata Buku.

McCloud, Scott. 1993. Understanding Comics. New York: HarperCollins Publisher. Terjemahan: S. Kinanti. 2001. Memahami Komik, Cetakan I. Jakarta: Gramedia.

McCloud, Scott. 2000. Reinventing Comics. New York: HarperCollins Publisher. Terjemahan Damaring Tyas Wulandari Palar. 2008. MenciptaUlang Komik, Cetakan I. Jakarta: Gramedia.

Muljono., Sri. 1974. "Performance of Wayang Purwa Kulit (Shadow Play)" in Traditional Drama and Music of Southeast Asia, Mohan. Taib Osman, ed.,

Mulyono ,Sri, 1983. Simbolisme dan Mistisisme dalam Wayang. Jakarta, Gunung Agung.

Osman Taib, 1974. Traditional Drama And Music of Southeast Asia , Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur.

Sachari, Agus (2007), Budaya Visual Indonesia (The Visual Culture of Indonesia), Jakarta: Erlangga

Safanayong, Yongki (2006) Desain Komunikasi Visual Terpadu, Indonesia, Arte Media

Septian, Iman. 2014. Perancangan Komik Motion Ayo Kenali Budaya Sebagai Pengenalan Gatotkaca Kepada Anak-Anak. Jakarta, Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Indraprasta PGRI.

Sunarto. 1989. Wayang Kulit Gaya Yogyakarta. Jakarta : Universitas Indonesia

Supriyono, Admaja, Pribadi, Susilo. 2008. Buku Pedalangan untuk SMK, Departemen Pendidikan Nasional.

Wangi, Sena. 1999. Ensiklopedi Wayang Indonesia, jilid 3, Jakarta, Sena Wangi




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jurnaldesain.v2i03.580

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Febrianto Saptodewo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Editorial Office:
Institute for Research and Community services (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 
Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM | Close in sunday and public holidays in Indonesia

Creative Commons License
Jurnal Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.