Pengaruh Pemahaman Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Sains Terhadap Literasi Sains

noor faridah(1*), Supardi Uki(2), sumaryati sumaryati(3)

(1) Universitas Indraprasta
(2) Universitas Indraprasti PGRI
(3) Universitas Indraprastagiri
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan literasi sains siswa SMP Negeri di Kota Depok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei korelasi dengan teknik statistik path analysis atau analisis jalur. Sampel penelitian ini terdiri dari 80 siswa SMP Negeri di Kota Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara pemahaman konsep sains terhadap kemampuan literasi sains siswa dengan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 3,670. 2) Selain itu, kemampuan berpikir kritis juga memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa dengan nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan thitung = 3,744. 3)Penelitian ini juga menemukan pengaruh langsung yang signifikan antara pemahaman konsep sains terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan nilai Sig = 0,016 < 0,05 dan thitung = 2,460. Terakhir, terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara pemahaman konsep sains terhadap literasi sains melalui kemampuan berpikir kritis dengan nilai thitung < ttabel (0,8932<1,991). Kesimpulannya pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis secara signifikan mempengaruhi kemampuan literasi sains siswa SMP Negeri di Kota Depok. Penguatan pemahaman konsep sains tidak hanya meningkatkan literasi sains secara langsung tetapi juga melalui peningkatan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, upaya peningkatan literasi sains perlu difokuskan pada pengembangan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa untuk mencapai kemampuan literasi sains yang lebih baik.

Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Berpikir Kritis, Kemampuan iterasi sains


References


Diana. (2015). Literasi Sains: Definisi dan Kepentingannya. Jakarta: Penerbit Edukasi.

Ericson, M. (2022). Critical Thinking in Education. New York: Education Press.

Hafni, H., et al. (2020). Pembelajaran Abad ke-21: Pendekatan Baru dalam Pendidikan. Jakarta: Gramedia.

Muhammad, A., et al. (2018). Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Indonesia. Jurnal Pendidikan, 12(3), 75-89.

Programme for International Student Assessment (PISA). (2018). PISA 2018 Results. OECD.

Purwanti, E., et al. (2022). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan Sains, 17(1), 23-34.

Sartika, R., et al. (2020). Pemahaman Konsep dalam Pendidikan Sains. Jurnal Pendidikan, 15(2), 71-84.

Sandra, D., & Tandililing, E. (2020). Pemikiran Kritis dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan, 14(4), 90-102.

Sulistyorini, S. (2007). Hakikat Sains dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Penerbit Akademika.

Tursinawati, S. (2010). Aspek-Aspek Hakikat Sains dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Bandung: Penerbit Pendidikan.

Wahyuningsih, E., & Wahyuni, S. (2020). Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Sains. Jurnal Pendidikan Sains, 18(2), 66-79.

Wulandari, T., & Solihin, S. (2016). Literasi Sains dan Pembelajaran Abad ke-21. Bandung: Alfabeta.

World Economic Forum. (2020). Future of Jobs Report 2020. Geneva:


Refbacks

  • There are currently no refbacks.